Dua Warga Palestina Tewas Ditembak Tentara Israel

Berita Internasional – Dua warga Palestina tewas ditembak mati oleh pasukan tantara Israel serta melukai 35 demonstran, dalam demo yang dilakukan warga palestina disepanjang perbatasan Gaza. Peristiwa ini terjadi akibat para demonstran yang terus berdatangan ke perbatasan, saat pemerintah Amerika Serikat bersiap membuka kedutaannya di Yarusalem.

Pejabat-pejabat kesehatan di Gaza menyatakan kedua warga Palestina yang tewas adalah pria berumur 21 tahun dan 29 tahun. Dengan dua korban jiwa ini, berarti sejauh ini sudah 47 warga Palestina yang tewas sejak aksi-aksi demo di perbatasan Gaza dimulai pada 30 Maret lalu.

Aksi-aksi demo di sepanjang perbatasan Gaza meningkat hari ini, yang bertepatan dengan peringatan 70 tahun berdirinya Israel. Kepulan asap hitam akibat ban-ban yang dibakar demonstran tampak membubung di perbatasan Gaza.

“Hari ini adalah hari besar saat kami akan menyeberangi pagar dan mengatakan pada Israel dan dunia bahwa kami selamanya tak akan menerima dijajah,” cetus guru sains di Gaza, Ali yang menolak menyebutkan nama lengkapnya.

“Banyak yang mungkin akan martir hari ini, begitu banyak, namun dunia akan mendengar pesan kami. Pendudukan harus berakhir,” imbuh Ali.

Israel telah mengerahkan tambahan pasukan ke perbatasan Gaza hari ini. Militer Israel juga menjatuhkan selebaran ke kawasan Gaza yang isinya mengingatkan warga Palestina untuk “tidak menjadi alat Hamas” atau mendekati ataupun merusak pagar perbatasan Israel-Gaza.

Namun ribuan warga Palestina telah berkumpul di lima lokasi di sepanjang perbatasan hari ini. Aksi-aksi demo ini dijadwalkan memuncak pada Selasa (15/5) besok, saat warga Palestina memperingati “Nakba” atau “Malapetaka” ketika pada tahun 1948, ratusan ribu warga Palestina terusir dari rumah-rumah mereka.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *