Karena Macet Jalur Tol Cikampek Hanya Bisa Melaju 25Km/Jam

Kemacetan kembali terjadi di ruas jalan tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta menjadi perhatian yang sangat serius oleh pemerintah sampai dengan akhirnya diambil kebijakan memakai Ganjil Genap, Kendaraan yang masuk melalui gerbang tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur.

Aturan tersebut mulai akan di berlakukan pertanggal 12 Maret nanti, Karena kemacetan di ruas jalan tol Jakarta sudah sangat mengkhawatirkan sampai membuat laju kendaraan terbatas nantinya.

Anda bisa bayangkan bahwa dari data resmi Jasa Marga, rata-rata jumlah kendaraan yang mengakses Gerbang Tol Bekasi Barat 1 dari 06.00-09.00 WIB totalnya 2.924. Kemudian Gerbang Tol Bekasi Barat 2 melintas sebanyak 2.929 kendaraan.

Humas Jasa Marga Jakarta Cikampek Irwansyah mengatakan, akibat dari banyaknya jumlah kendaraan yang melintas di ruas jalan tol tersebut, kecepatan kendaraannya rata-rata hanya bisa bergerak 25KM/Jam saja.

“Selama ini kan karena kepadatan, kecepatan kendaraan rata-rata 25-35 km/jam,” ujarnya.

Keadaan ini tentu saja sangat mengganggu para pengguna jalan tol terlebih lagi bagi yang sudah dikejar waktu untuk segera tiba di tempat tujuan, maka dari itu kendaraan pribadi harap untuk maklum dengan kebijakan yang akan di terapkan nanti, semua demi kebaikan bersama.

Tidak lain adanya aturan ganjil genap ini dibuat untuk meminimalisir kepadatan ruas jalan tol Jakarta Cikampek agar arus kendaraan bisa lebih cepat tidak hanya berjalan dengan kecepatan 25KM/Jam saja.

“Ini kan untuk kepentingan mereka juga, tingkat kepadatannya kita lihat itu dari jam 06.00 sampai jam 09.00 itu Jakarta-Cikampek cukup padat,” Tambahnya.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *